Next Generation Network (NGN) adalah jaringan berbasis paket yang mampu menyediakan berbagai layanan telekomunikasi termasuk voice, data dan video, dapat mengintegrasikan teknologi broadband dan narrowband, menyediakan QoS (Quality of Service), memiliki layer aplikasi yang independent terhadap layer transport, memungkinkan akses tanpa batas ke berbagai penyedia layanan dan mendukung mobilitas untuk menyediakan layanan di mana saja dan kapan saja bagi pengguna. NGN menggabungkan beragam tipe jaringan menjadi satu platform saja. Misalnya, bagaimana teknologi 3G berpadu dengan Wimax ataupun telepon tetap kabel (public switch telephone network—PSTN) berpadu dengan VoIP (voice over internet protocol). NGN juga memungkinkan akses ke penyedia layanan berbeda, tanpa terikat pada teknologi akses dan transport.
Secara umum, hierarki NGN terbagi menjadi beberapa lapisan (layer), yaitu: network service & application, network control, core switching, dan edge access layer. Lapisan network service & application bertugas untuk memproses logika layanan, meliputi logika layanan intelligent network (IN), AAA (addressing, authentication, authorization) dan address resolution, serta mengembangkan aplikasi layanan dengan mengadopsi protocol standar dan application program interface (API). Komponennya meliputi server AAA, network management system (NMS), billing, network database, serta server aplikasi (application server). Dengan adanya server aplikasi ini maka aplikasi-aplikasi layanan atau fitur-fitur baru lebih mudah dan murah dikembangkan karena platformnya terbuka (open platform) tanpa harus terikat oleh platform dari vendor/developer tertentu (proprietary). Contoh aplikasi yang bisa dikembangkan adalah number portability, yaitu layanan yang memungkinkan nomor telepon pelanggan asal tidak berubah apabila pelanggan tersebut berpindah lokasi atau operator.
MSAN adalah sebuah alat yang biasanya terpasang di telepon sentral (walaupun kadang-kadang di lemari kaca tepi jalan) yang menyambung saluran telepon pelanggan, sampai jaringan inti dan dapat untuk menyediakan telepon, ISDN, dan broadband seperti DSL semua dari satu panggung. MSAN akan dihubungkan dengan metro node dan core node. Metro Node adalah bagian yang memberikan IP routing, Ethernet switching, SDH switching dan pintu gerbang ke jaringan-jaringan untuk satu padu dalam jaringan suara, data dan video.
Adanya NGN nantinya berpengaruh pada penomoran telepon di Indonesia. Selama ini, nomor telepon tetap dan nirkabel dibuat berdasarkan kode area wilayah dan blok nomor operator telepon. ENUM (electronic number maping), yaitu teknologi yang menggabungkan penomoran lama dengan nomor yang berbasis IP akan menjadi istilah baru di era NGN. Penggunaan ENUM ini nantinya akan melahirkan mobile number portability (MNP). Konsep MNP memungkinan kepemilikan nomor telepon permanent, meski berganti operator telepon. Dalam MNP, nantinya blok nomor operator tak lagi dijadikan patokan. Karena bisa jadi pelanggan bernomor 0818xxxxxx bukan lagi pelanggan XL, melainkan pelanggan Telkomsel atau operator lainnya. Seorang pelanggan tetap akan memiliki nomor itu, meski berganti operator dari GSM ke CDMA ataupun dari PSTN ke VoIP. Istilahnya satu nomor untuk banyak operator.
Pada dasarnya, ENUM hanya melakukan pemetaan nomor telepon yang berbasis E.164 ke alamat IP melalui domain name system (DNS). Teknologi yang digunakan mirip dengan pemetaan nama mesin ke alamat IP. Seperti memetakan www.google.com ke alamat IP agar dikenali computer. Bedanya, di ENUM, yang dipetakan adalah nomor telepon. Sesuai standar Internet Engineering task Force (IETF), ENUM bisa membuat pemilik nomor telepon mendapatkan akses record tentang universal resource identifier (URI) yang dimiliki oleh nomor itu. Ini membuat aneka layanan telekomunikasi seperti e-mail, faksimili, VoIP, dan telepon seluler bisa diakses cukup dengan satu nomor. Jadi, ENUM memetakan satu nomor E.164 kepada banyak layanan (alamat) dengan satu nama ENUM yang tersimpan dalam database DNS. Agar pemilik nomor ENUM bisa selalu dikontak dengan nomor yang sama, diperlukan sebuah database terpusat yang mampu mengelola detail kontak tersebut. Nomor ENUM yang sudah terdapat dalam database harus bersifat unik dan universal.