Implikasi etis terhadap penggunaan teknologi informasi meliputi moral (=tradisis kepercayaan mengenei perilaku benar – salah), etika (= satu set kepercayaan, standar/pemikiran yang mengisi suatu individu, kelompok.masyarakat), dan hokum (= peraturan perilaku formal yang dipaksakan oleh otoritas berdaulat seperti pemerintah kepada rakyat atau warga negaranya).
Budaya etika diterapkan melalui:
-. Corporate credo = pernyataan ringkas mengenai nilai-nilai yang ditegakkan perusahaan.
-. Program etika = suatu system yang terdiri dari berbagai aktivitas yang dirancang untuk mengarahkan pegawai dalam melaksanakan corporate credo.
-. Kode etik khusus perusahaan = banyak perusahaan merancang kode etik khusus untuk perusahaannya.
Manajemen puncak (top management) menerapkan budaya etika dengan cara up-down (dari atas ke bawah), dimulai dari menetapkan credo [erusahaan, menetapkan program etika, dan menetapkan kode etik perusahaan.
Etika computer = sebagai analisis mengenai sifat dna dampak social teknologi computer, serta formulasi dan justifikasi kebijakan untuk menggunakan teknologi tersebut secara etis.
Kebenaran yang harus kita lakukan:
-. Hak atas computer:
Hak atas akses computer
Hak atas keahlian computer
Hak atas spesialis computer
Hak atas pengambilan keputusan computer
-. Hak atas informasi
Hak atas privasi
Hak atas akurasi
Hak atas kepemilikan
Hak atas akses
Rencana tindakan untuk pencapaian operasi computer yang etis:
1. formulasikan suatu kode perilaku
2. tetapkan aturan prosedur yang berkaitan dengan masalah-masalah seperti penggunaan jasa computer untuk pribadi dan hak milik atas program dan data computer
3. jelaskan sanksi yang akan diambil terhadap pelanggar seperti teguran, penghentian, dan tuntutan
4. kenali perilaku etis
5. fokuskan perhatian pada etika melalui program seperti pelatihan dan bacaa yang disyaratkan
6. promosikan undang-undang kejahatan computer dengan memberikan informasi kepad apara karyawan
7. simpan catatan formal yang menetapkan pertanggungjawaban tiap spesialis informasi untuk semua tindakannya dan kurangi kecenderungan untuk melanggar dengan program-program seperti audit etika
8. dorong penggunaan program-program rehabilitasi yang memperlakukan pelanggaran etika
9. Dorong partisipasi dalam perkumpulan profesional
10. Berikan contoh
